Selasa, 07 Mei 2013

laporan 10 tentang Promosi Jasa Pendidikan


Laporan 10 Manajemen Pemasaran Jasa

Nama : Ria Winda Wulandari

Mp Non Reg 2011 (1445115205)

Tentang Promosi Jasa Pendidikan

Pertemuan kesebelas ini terjadi pada hari senin tanggal 6 Mei 2013 pertemuan ini bapak Dr. Amril Muhammad, SE, M.Pd tidak menghadiri jadi dibuatlah kelompok kecil terdiri dari 4 kelompok dengan disajikan tiap satu orang penyaji materi, dengan presentasi dari kelompok sembilan yang terdiri dari Ayu, Rahmawati, Ria zulfiah, Nurma yang mempresentasikan hasil kerja mereka dengan judul Promosi Jasa Pendidikan yang berlokasi di ruang DS. 307 Gedung Daksinapati lantai 3 UNJ pada sekitar pukul 13.50.

Sebelum memasuki materi kita harus dapat memahami apa itu promosi merupakan salah satu variabel dalam bauran pemasaran yang sangat penting dilaksanakan oleh perusahaan dalam memasarkan produk jasa. Kegiatan promosi bukan saja berfungsi sebagai alat komunikasi antara perusahaan dengan konsumen, melainkan juga sebagaian alat untuk mempengaruhi konsumen dalam kegiatan pembelian/penggunaan jasa sesuai dengan keinginan dan kebutuhannya. Hal ini dilakukan dengan menggunakan alat-alat promosi. Promosi adalah sesuatu yang dirancang untuk menaruh nama, keterampilan, dan kegiatan perusahaan yang berpromosi itu ke hadapan klien yang sekarang ada dan yang potensial.

            Dan promosi juga merupakan ujung tombak kegiatan bisnis suatu produk dalam rangka menjangkau pasar sasaran dan menjual produk tersebut. Hampir dapat dipastikan bahwa promosi dilakukan untuk produk baik berupa barang maupun jasa dan baik bermerek maupun tidak bermerek ditempat-tempat tertentu, misalkan dipasar tradisional atau kegiatan home industry seperti produk kue atau roti. Promosi yang dilakukan sangat sederhana dan tidak memerlukan banyak biaya yaitu dengan cara “gethok tular” melalui saudara, teman, keluarga, penitipan ditoko-toko kecil, dan diecerkan melalui pedagang-pedagang kecil yang berkeliling dari satu tempat ketempat lain. Cara promosi yang dilakukan seperti yang diatas ini, pada kenyataannya membuahkan hasil yaitu informasi promosi tanpa iklan, artinya bahwa tanpa media periklanan yang modern seperti di televisi, media massa, majalah, internet, radio, pameran produk, kegiatan sosial, surat kabar, papan reklame, direct mail, kegiatan perlombaan, spanduk, brosur,seminar, penyuluhan, sampel produk, dan sebagainya, industri rumah tangga dapat eksis dan bertahan, bahkan menjadi besar serta tidak kalah bersaing mengenai keuntungan secara relatif yang diperoleh dibanding dengan keuntungan perusahaan besar. Dengan ini sangat efektif dan efisien.

Pengertian promosi menurut Indriyo Gitosudarmo promosi adalah merupakan kegiatan yang ditunjukan untuk memengaruhi konsumen agar mereka dapat menjadi kenal akan produk yang ditawarkan oleh perusahaan kepada mereka dan kemudian mereka menjadi senang lalu membeli produk tersebut. Adapun alat-alat yang dapat dipergunakan untuk mempromosikan suatu produk dapat dipilih beberapa cara, yaitu iklan, promosi penjualan, publisitas, personal selling, informasi dari mulut ke mulut (word of mouth), direct marketing yang disebut bauran promosi.

Advertising (periklanan) merupakan salah satu bentuk dari komunikasi impersonal yang digunakan oleh perusahaan baik barang/jasa. Peranan periklanan dalam pemasaran jasa adalah untuk membangun kesadaran terhadap keberadaan jasa yang ditawarkan, untuk menambah pengetahuan konsumen tentang jasa yang ditawarkan, untuk membujuk calon customer untuk membeli atau menggunakan jasa tersebut, dan untuk membedakan diri perusahaan satu dengan perusahaan lain yang mendukung positioning jasa.

Adapun kegiatan promosi dapat dilakukan dengan berbagai cara yang disebut bauran promosi, adalah unsur dalam bauran pemasaran perusahaan yang didayagunakan untuk iklan yang bersifat memberitahukan informasi, iklan pemantapan, iklan membujuk,dan iklan pengingat tentang produk perusahaan.

Pada dasarnya tujuan periklanan adalah komunikasi yang efektif dalam rangka mengubah sikap dan perilaku konsumen. Pada bisnis jasa perhotelan misalnya, sasaran periklanan adalah memperkenalkan produk baru hotel, menarik kelompok pelanggan baru, membangun ataupun memperbaiki citra hotel dan menjelaskan keadaan hotel secara umum.

Personal selling mempunyai peranan yang penting dalam pemasaran jasa, karena:

·         Interaksi secara personal antara penyedia jasa dan konsumen sangat penting.

·         Jasa tersebut disediakan oleh orang bukan mesin.

·         Orang merupakan bagian dari produk jasa.

Sifat personal selling dapat dikatakan lebih luwes karena tenaga penjual dapat secara langsung menyesuaikan penawaran penjualan dengan kebutuhan dan perilaku masing-masing calon pembeli. Bila dibandingkan dengan media periklanan, maka pesan yang disampaikan melalui media ini ditunjukan kepada orang-orang yang sebenarnya bukan prospek (calon pembeli/pengguna), sebaliknya melalui personal selling, perusahaan sudah berhadapan dengan calon pembeli potensial.

Sales promotion adalah semua kegiatan yang dimaksudkan untuk meningkatkan arus barang atau jasa dari produsen sampai pada penjualan akhirnya. Point of sales promotion terdiri dari brosur, information sheets, dan lain-lain. Sales promotion dapat diberikan kepada: customer, intermediaries, dan sales force.

Public relatin merupakan kiat pemasaran penting lainnya, dimana perusahaan tidak harus berhubungan dengan pelanggan, pemasok, dan penyalur, tetapi ia juga harus berhubungan dengan kumpulan kepentingan publik yang lebih besar.

Public relation sangat peduli terhadap beberapa tugas pemasaran yaitu antara lain:

1.      Membangun image(citra)

2.      Mendukung aktivitas komunikasi lainnya

3.      Mengatasi permasalahan dan isu yang ada

4.      Memperkuat positioning perusahaan

5.      Mempengaruhi publik yang spesifik

6.      Mengadakan launching untuk produk/jasa baru

Program public relation antara lain adalah: publikasi, events, hubungan dengan investor, exhibitions/pameran, dan mensponsori beberapa acara.

Word of mouth: dalam hal ini peranan orang sangat penting dalam mempromosikan jasa. Costomer sangat dekat dengan pengiriman jasa, dengan kata lain customer tersebut akan berbicara kepada pelanggan lain yang berpotensial tentang pengalamannya dalam menerima jasa tersebut, sehingga word of mouth ini sangat besar pengaruhnya dan dampaknya terhadap pemasaran jasa dibandingkan dengan aktivitas komunikasi lainnya.

Direct marketing merupakan elemen terakhir dalam bauran komunikasi/promosi. Terdapat enam area dari direct marketing, yaitu: direct mail, mail order, direct response, direct selling, telemarketing, dan digital marketing.

 

Langkah-langkah pengembangan komunikasi/promosi yang efektif maka diperlukan suatu program dengan sekitar delapan langkah (Kotler,1995), yaitu:

1.      Mengidentifikasi target audience

2.      Menentukan tujuan komunikasi

3.      Merancang pesan

4.      Menyeleksi saluran komunikasi

5.      Menetapkan jumlah anggaran promosi

6.      Menentukan bauran promosi

7.      Mengukur hasil-hasil promosi

8.      Mengelola dan mmengkoordinasi proses komunikasi   

      Dalam memasarkan suatu produk dengan menggunakan keempat kombinasi bauran promosi diatas, tentu saja tidak semudah pembahasan secara teoretis. Banyak persyaratan dan kendala kompleks yang dihadapi para pengusaha atau produsen. Dengan persyaratan dan kendaala yang kompleks itu menjadikan pemilihan strategi promosi juga berbeda-beda berdasarkan kondisi yang dihadapi saat itu dan banyak faktor yang mempengaruhi penerapan bauran promosi. Faktor-faktor yang mempengaruhi bauran promosi menurut (Michael J. Etzel, 1994):

1.      Sifat pasar

Faktor yang mempengaruhi bauran promosi bersifat pasaran meliputi tiga variabel, yaitu luasnya geografi pasar, tipe pelanggan, dan konsentrasi pasar.

2.      Sifat produk

Jika berkaitan dengan sifat produk, seorang manajer pemasaran harus cermat dan tepat dalam menentukan pasar sasaran sebelum menentukan jenis bauran promosinya. Misalkan produk komputer, pasar sasarannya adalah para pelajar, mahasiswa, perkantoran, dan orang yang mempunyai aktivitas tinggi dalam kaitannya bidang iptek. Produk kecantikan, pasar sasarannya adalah para wanita yang cenderung ingin tampil maksimal.

Adapun faktor yang mempengaruhi bauran promosi bersifat produk ada tiga variabel penting yaitu nilai unit barang, tingkat kebutuhan barang bagi konsumen, dan presale and postsale servise.

3.      Daur hidup produk

Strategi suatu produk akan dipengaruhi oleh tahap dasar hidup produk. Pada tahan perkenalan produsen harus menstimulasi permintaan primer. Di samping itu perantara harus diyakinkan dengan berbagai cara, sehingga ia benar-benar bertanggung jawab dalam membantu pemasarannya. Karena denga periklanan diyakinkan konsumen, selanjutnya dengan personal selling. Promosi harus dilaksanakan secara intensif melalui bentuk promotion mix lainnya.

4.      Dana yang tersedia

Dana yang tersedia merupakan faktor yang menentukan, karena program periklanan tidak akan berhasil baik jika dana sangat terbatas. Perusahaan-perusahaan kecil yang mempunyai dana terbatas, biasanya lebih menyukai cara personal selling, pameran dalam ruangan tokonya atau bekerja dengan sesama perusahaan. Dalam mengkampanyekan bauran promosi, temanya harus diperhatikan, dimana tema adalah imbauan promosi yang diberi bentuk khusus dan menarik perhatian.

Pendekatan menentukan strategi promosi

Oleh karena telah ditunjukkan bahwa tidak ada satu campuran tunggal pun dari metode promosi yang cocok untuk seluruh produk bahkan untuk merek yang berlainan dari produk yang sama, maka bagaimanakah sebaiknya eksekutif perusahaan itu melaksanakan seleksi dan kombinasi dari unsur-unsur penjualannya? Pendekatan yang paling memberikan harapan adalah meliputi tiga langkah (Warshaw,1987) yaitu:

1)      Bermanfaat untuk menilai kesepakatan memanfaatkan iklan kewiraniagaan dan unsur-unsur lainnya untuk mendapatkan pesanan, dilihat dari pertimbangan-pertimbangan pokok tertentu yang telah diketahui, berdasarkan pengalaman, untuk memengaruhi keberhasilan pelaksanaannya.

2)      Menyangkut penggunaan latar belakang ini untuk menentukan total dana promosi dan untuk menyusun alokasi yang optimum di antara metode-metode promosi yang digunakan

3)      Jika mungkin hendaklah dicek keputusan-keputusan yang telah di ambil dengan proses analitis ini, melalui penggunaan riset yang didesain untuk mengukur efektivitas dari metode-metode promosi yang di pilih dan juga kombinasi-kombinasi alternatif dari unsur-unsur promosi.

Promosi konsumen: klarifikasi keempat dari unsur peraih pesanan meliputi berbagai tipe promosi konsumen jangka pendek yang bertujuan untuk merangsang tanggapan pembeli yang cepat antara lain adalah perlombaan, pemberian hadiah, kombinasi penawaran, kupon dan potongan harga untuk konsumen. Oleh karena alat-alat ini memakai rangsangan tindakan langsung yang kuat untuk memaksakan tindakan pembelian yang segera, maka ia juga diberi istilah forcing methods. Daya tarik pokoknya adalah hasrat untuk tawar-menawar atau untuk mendapatkan sesuatu secara Cuma’’ . yang erat kaitannya dengan ini adalah berbagai tipe promosi perdagangan seperti barang-barang gratis, upah dan potongan-potongan khusus yang bertujuan untuk mempengaruhi kerjasama penjualan lagi.

Promosi konsumen ini bertujuan untuk mendapatkan tempat yang cepat ditempat pembelian, barangkali bersama dengan satu atau lebih sasaran yang mendasarinya.

Tujuan-tujuan khusus yang lazim dikemukakan meliputi hal-hal berikut (Rewoldt, 1987):

-          Mengusahakan agar calon pembeli mencoba suatu produk barang.

-          Meminta perhatian akan perbaikan-perbaikan terhadap produk lama.

-          Menghentikan kerugian dari para langganan lama yang disebabkan oleh pesaingan yang keras.

-          Mendorong pameran dan promosi yang aktif di tempat pembelian.

-          Membantu dan merangsang kekuatan penjualan perusahaan.

Pemakaian promosi konsumen sangat kontroversial. Promosi konsumen itu merupakan suatu cara yang berguna untuk merangsang contoh yang dipaksakan dari suatu produk barang baru atau untuk menarik perhatian dalam suatu kampanye iklan melalui perubahan langkah yang diadakan dengan suatu promosi konsumen itu sebagai suatu tindakan pertahanan  untuk menangkis pengaruh dari promosi konsumen para pesaing. Adapun tindakan pembeli yang cepat dapat diharapkan:

1.      Dimana dapat dibuat daya tarik yang kuat dan dinamis terhadap motif pembelian konsumen.

2.      Jika harga produk itu rendah dan potensi pasar relatif besar.

3.      Jika promosi tampil pada waktu kebutuhan konsumen akan produk umum berada pada titik tertinggi.

4.      Jika produk itu dibeli seringkali.

Jika kondisi ini terpenuhi, maka tidak begitu perlu memakai promosi konsumen untuk mendorong tanggapan yang segera. Akan tetapi jika kondisi-kondisi ini tidak terdapat, maka pengguna promosi konsumen mungkin tepat untuk dipertimbangkan.

 

 

Hubungan antara tujuan komunikasi dengan hasil penjualan:

Yang sangat menarik bagi kita adalah cara tujuan-tujuan ini diidentifikasi dengan mengikuti pendekatan ideal incremental. Ide dasarnya adalah menyadari bahwa iklan itu menciptakan penjualan dengan membuat kesan-kesan sadar terhadap pikiran daripada calon pembeli. Jadi sasaran pengiklanan adalah membeli sejumlah optimum kesan-kesan sadar tersebut dengan dananya. Diakui bahwa efektifitas sebuah iklan yang dipasang beberapa kali dalam suatu media adalah hasil dari serangkaian seringan yang kira-kira.

Sasaran Promosi Jasa:

         Membangkitkan kesadaran

         Menunjukkan perbedaan

         Mengkomunikasikan manfaat

         Membangun citra yang baik

         Membujuk pelanggan

         Menghilangkan konsepsi keliru

         Memberitahu sumber daya baru

Aspek yang Mempengaruhi Marketing Jasa Pendidikan:

         Dosen atau guru

         Perpustakaan

         Teknologi Pendidikan

         Kegiatan olahraga, kegiatan marching band dan tim-tim kesenian

         Advertising dan Publicity

         Alumni

Sekian dulu report buat pertemuan ini, akan berlanjut di posting selanjutnya..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar