Laporan
3 Manajemen Pemasaran Jasa
Nama : Ria Winda
Wulandari
Mp Non Reg 2011
(1445115205)
Tentang Segmentasi dan
Targeting Pasar Jasa Pendidikan
Pertemuan ketiga ini terjadi pada hari
senin tanggal 04 Maret 2013 pertemuan ini bersama bapak Dr. Amril Muhammad, SE,
M.Pd. dan diawali dengan presentasi dari kelompok dua yang terdiri dari pratama
dhanty, syifa, vera dan yohanes yang mempresentasikan hasil kerja mereka dengan
judul Segmentasi dan Targeting Pasar Jasa Pendidikan yang berlokasi di ruang
DS. 307 Gedung Daksinapati lantai 3 UNJpada sekitar pukul 13.40.
Segmentasi adalah suatu proses
membagi pasar yang heterogen kedalam segmen-segmen homogen yang spesifik
teridentifikasi yang menjadi target pemasaran. Segmentasi sangat penting
dilakukan agar perusahaan lebih mudah dalam melakukan targetting. Target yang
baik dan efektif dapat menambah profitabilitas bagi perusahaan maupun
masyarakat yang menikmati hasil produksi. Segmentasi pasar adalah upaya untuk
mengidentifikasi kelompok konsumen dengan cara mengelompokkan konsumen kedalam
kelompok-kelompok yang kebutuhan dan keinginannya serupa/ membagi pasar menjadi
kelompok pembeli yang dibedakan menurut kebutuhan, karakteristik, atau tingkah
laku, yang mungkin membutuhkan produk yang berbeda.
Tujuan utama dalam segmen pasar
yaitu untuk melayani konsumen secara lebih baik dan memperbaiki posisi
kompetitif perusahaan terhadap persaingan. Tujuan lain yang lebih sempit lagi
seperti meningkatkan penjualan, meningkatkan pangsa pasar, melakukan komunikasi
dan promosi yang lebih baik, dan memperkuat citra. Segmentasi sangat penting demi
memuaskan kebutuhan pelanggan secara lebih efektif dan memastikan loyalitas
pelanggan serta mencegah pemborosan sumber daya. Lima manfaat dalam segmentasi yaitu
mendesain produk-produk yang lebih responsif terhadap kebutuhan pasar,
menganalisis pasar, menemukan peluang, mengusai posisi yang unggul
(superior)dan kompetitif, dan menentukan strategi komunikasi yang efektif dan
efisien.
v Kiat
bagi evaluasi dan pemilihan segmen pasar.
1. Mengevaluasi segmen pasar
2. Ukuran dan pertumbuhan segmen
3. Daya tarik struktural segmen
4. Sasaran dan sumber daya perusahaan
v Ancaman-ancaman
1) Ancaman persaingan segmen yang kuat
2) Ancaman pendatang baru
3) Ancaman produk substitusi
4) Ancaman peningkatan kekuatan
tawar-menawar pembeli
5) Ancaman peningkatan kekuatan
tawar-menawar pemasok
v Memilih
segmen pasar
Setelah
mengevaluasi segmen-segmen yang berbeda, perusahaan sekarang harus memutuskan
segmen yang mana dan berapa banyak segmen yang akan dilayani.
Ada
lima pola pemilihan pasar sasaran :
1. Konsentrasi segmen tunggal
2. Spesialisasi selektif
3. Speasialisasi produk
4. Speasialisasi pasar
5. Cakupan seluruh pasar
Perusahaan
besar dapat mencakup seluruh pasar dalam dua cara umum yaitu, melalui pemasaran
yang tidak didiferensiasi atau pemasaran yang didiferensiasi.
Tiga
alternatif strategi pemilihan pasar
a) Pemasaran yang tidak terdiferensiasi
b) Pemasaran yang terdiferensiasi
c) Pemasaran yang terpusat
Pertimbangan tambahan dalam mengevaluasi
dan memilih segmen. Tiga pertimbangan lain harus diperhitungkan dalam
mengevaluasi dan memilih segmen.Keterbatasan-keterbatasan dalam melakukan
segmentasi
1)
Beban biaya yang lebih
besar
2)
Memerlukan komitmen
korporat
3) Menyediakan
informasi yang umum bukan individu
v Langkah-langkah
dalam segmentasi pasar, penetapan sasaran, dan penetapan posisi
-
Segmentasi pasar
1. Mengidentifikasi
variabel segmentasi dan segmentasi pasar
2. Mengembangkan
bentuk segmen yang menghasilkan
-
Penetapan pasar sasaran
3. Mengevaluasi
daya tarik masing-masing segmen
4. Memilih
segmen-segmen sasaran
-
Penetapan posisi pasar
5. Mengidentifikasi konsep penetapan posisi yang
memungkinkan bagi masing-masing segmen sasaran.
6. Memilih
mengembangkan, dan mengkomunikasikan konsep penetapan posisi yang dipilih
Pola segmentasi pasar berdasarkan
penghasilan dan umur, yang menghasilkan segmen demografi yang berbeda-beda.
Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi segmen preferensi yang berbeda-beda.
Tiga pola yang berbeda dapat timbul (preferensi homogen, preferensi tersebar,
dan preferensi terkelompok-kelompok)
1. Segmentasi
Geografi: segmentasi geografi meminta
pembagian pasar menjadi unit-unit geografi yang berbeda, seperti negara, negara
bagian, wilayah propinsi , kota atau RT. Perusahaan dapat memutuskan untuk
beroperasi dalam seluruh satu atau beberapa wilayah geografi atau beroperasi
dalam seluruh wilayah tetapi memberikan perhatian pada variasi lokal dalam
kebutuhan dan preferensi geografi, dan pengukuran pasar geografis, dimana
termasuk di dalamnya pengujian tingkat kepadatan penduduk, faktor iklim yang
berpengaruh, dan standarisasi area pasar.
2. Segmentasi
demografi: segmentasi demografi terdiri dari pembagian pasar menjadi
kelompok-kelompok dengan dasar variabel-vriabel demografi seperti usia, jenis
kelamin, ukuran keluarga, siklus hidup keluarga, penghasilan, pekerjaan.
Pendidikan agama, ras dan kewarganegaraan. Variabel-variabel demografi
merupakan dasar yang paling terpopuler untuk membedakan kelompok-kelompok
pelanggan. Karena satu alasan, adalah bahwa keinginan, preferensi, dan tingkat
pemakaian konsumen sering sangat berhubungan dengan variabel-variabel demografi
lebih mudah diukur daripada sebagai besar variabel, hubungan dengan ciri-ciri
demografi dibutuhkan untuk mengetahui ukuran pasar sasaran dan media untuk
menjangkaunya secara efisien. Sedangkan variabel sosio ekonomi terdiri dari
pendapatan, pendidikan, kelas sosial, dan etnik.
Ø Segmentasi
demografi dengan banyak ciri-ciri
Kebanyakan
perusahaan akan mensegmentasi pasar dengan menggabungkan dua atau lebih faktor
demografi.
3. Segmentasi
Psikografi
Dalam
segmentasi psikografi, pembeli dibagi menjadi kelompok yang berbeda berdasarkan
kelas sosial, karakteristik, gaya hidup, dan kepribadian dari sebagaian besar
masyarakat. Orang-orang dalam kelompok emografi yang sama dapat menunjukan
bentuk psikografi yang sangat berbeda. Tidak dapat dibuat penjelasan dlam
ukuran kuantitatif. Segmentasi psikografi memperhatikan tingkah laku masyarakat
dan gaya hidup yang dianut. Segmentasi psikografis lebih kepada faktor-faktor
internal dari konsumen yang mempengaruhi pola pembelian.
4. Segmentasi
Perilaku/segmentasi berdasarkan respons konsumen (behavioristik)
Dalam
segmentasi perilaku, pembeli dibagi menjadi kelompok-kelompok berdasarkan
pengetahuan, sikap, pemakaian, atau tanggapan mereka terhadap suatu produk. Banyak
pemasar percaya bahwa variabel perilaku tersebut merupakan titik awal terbaik
bagi pembangunan segmen pasar. Para pembeli di bedakan menurut kesempatan
ketika mereka memperoleh gagasan membeli atau memakai produk.Disisi lain bentuk
segmentasi yang kuat adalah klasifikasi para konsumen menurut perbedaan manfaat
perlu mengetahui manfaat-manfaat penting yang dicari orang-orang dalam kelas
produk, macam-macam orang yang mencari manfaat-manfaat itu dan merek-merek
besar yang memberikan manfaat tersebut.
-
Sikap terhadap produk
-
Peristiwa
-
Manfaat
-
Status pemakai
-
Tingkat pemakai/ usage
-
Status kesetiaan
5. Segmentasi
benefit
Diasumsikan
bahwa manfaat yang dicari konsumen dari produk ataupun jasa adalah alasan utama
yang mendasari mereka untuk membeli produk. Contoh dari segmentari ini adalah
dalam bisnis hotel.
Sedangkan
berdasarkan respon konsumen :
Manfaat
Bentuk
segmentasi yang kuat adalah mengklasifikasikan pembeli menurut manfaat berbeda
yang mereka cari dari suatu produksi. Masing-masing kelompok pencari manfaat
memiliki ciri-ciri demografi, perilaku, dan psikografi tersendiri. Penjualan
yang unik lebih kuat dari pada hanya pernyataan yang unik.
Status
pemakai
Pasar
dapat disegmentasi menjadi kelompok non-pemakai, bekas pemakai, pemakai
potensial, pemakai pertama kali, dan pemakai tetap dari suatu produk. Posisi
perusahaan dalam pasar juga akan dipengaruhi oleh pusat perhatiannya. Pemimpin
pangsa pasar akan memusatkan perhatian pada usaha menarik pemakai potensial,
sementara perusahaan yang kecil akan memusatkan perhatian pada usaha menarik
pemakai saat ini menjauhi pemimpin pasar.
Promotional
response
Segmentasi
respons promosi mengelompokkan konsumen berdasarkan bagaimana konsumen
merespons bentuk-bentuk promosi. Termasuk didalam respons terhadap iklan,
promosi penjualan, pameran, dan peragaan di dalam toko.
Loyalty
Pasar
dapat di segmentasikan berdasarkan loyalitas konsumen. Beberapa konsumen
benar-benar loyal terhadap satu macam produk (hard-core loyals)
Service
Segmentasi
pasar jasa dengan menfokusan perhatiannya terhadap apakah penawaran jasa bisa
dibedakan, apakah sebuah produk membutuhkan level jasa yang sama, bisa kali
pengelompokan konsumen diidentiifikasikan dengan permintaan jasa yang
sama.
v Karakteristik
segmen-segmen pasar :
1. Dapat
diukur : daya beli, dan profil segmen dapat diukur.variabel segmentasi tertentu
sulit untuk diukur.
2. Cukup
besar : segmen cukup besar dan menguntungkan untuk dilayani. Merupakan kelompok
homogen yang cukup bernilai untuk di layani dengan program pemasaran yang
disesuaikan.
3. Dapat
dijangkau : segmen dapat dijangkau dan dilayani secara efektif.
4. Dapat
dibedakan (harus jelas): segmen-segmen dapat dipisah-pisahkan secara konseptual
dan memberi tanggapan yang berbeda terhadap elemen-elemen dan program-program
bauran pemasaran yang berbeda.
5. Dapat
diambil tindakkan : program-program yang efektif dapat dirumuskan untuk menarik
dan melayani segmen-segmen yang bersangkutan.
Segmen
= pemilahan
Target
= pemilihan
Sekian
dulu report buat pertemuan ini, akan berlanjut di posting selanjutnya...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar