Minggu, 10 Maret 2013

laporan 3 manajemen pemasaran jasa (segmentasi dan targeting pasar jasa pendidikan)



Laporan 3 Manajemen Pemasaran Jasa
Nama : Ria Winda Wulandari
Mp Non Reg 2011 (1445115205)
Tentang Segmentasi dan Targeting Pasar Jasa Pendidikan
Pertemuan ketiga ini terjadi pada hari senin tanggal 04 Maret 2013 pertemuan ini bersama bapak Dr. Amril Muhammad, SE, M.Pd. dan diawali dengan presentasi dari kelompok dua yang terdiri dari pratama dhanty, syifa, vera dan yohanes yang mempresentasikan hasil kerja mereka dengan judul Segmentasi dan Targeting Pasar Jasa Pendidikan yang berlokasi di ruang DS. 307 Gedung Daksinapati lantai 3 UNJpada sekitar pukul 13.40.
Segmentasi adalah suatu proses membagi pasar yang heterogen kedalam segmen-segmen homogen yang spesifik teridentifikasi yang menjadi target pemasaran. Segmentasi sangat penting dilakukan agar perusahaan lebih mudah dalam melakukan targetting. Target yang baik dan efektif dapat menambah profitabilitas bagi perusahaan maupun masyarakat yang menikmati hasil produksi. Segmentasi pasar adalah upaya untuk mengidentifikasi kelompok konsumen dengan cara mengelompokkan konsumen kedalam kelompok-kelompok yang kebutuhan dan keinginannya serupa/ membagi pasar menjadi kelompok pembeli yang dibedakan menurut kebutuhan, karakteristik, atau tingkah laku, yang mungkin membutuhkan produk yang berbeda.
Tujuan utama dalam segmen pasar yaitu untuk melayani konsumen secara lebih baik dan memperbaiki posisi kompetitif perusahaan terhadap persaingan. Tujuan lain yang lebih sempit lagi seperti meningkatkan penjualan, meningkatkan pangsa pasar, melakukan komunikasi dan promosi yang lebih baik, dan memperkuat citra. Segmentasi sangat penting demi memuaskan kebutuhan pelanggan secara lebih efektif dan memastikan loyalitas pelanggan serta mencegah pemborosan sumber daya. Lima manfaat dalam segmentasi yaitu mendesain produk-produk yang lebih responsif terhadap kebutuhan pasar, menganalisis pasar, menemukan peluang, mengusai posisi yang unggul (superior)dan kompetitif, dan menentukan strategi komunikasi yang efektif dan efisien.
v Kiat bagi evaluasi dan pemilihan segmen pasar.
1.         Mengevaluasi segmen pasar
2.         Ukuran dan pertumbuhan segmen
3.         Daya tarik struktural segmen
4.         Sasaran dan sumber daya perusahaan
v Ancaman-ancaman
1)        Ancaman persaingan segmen yang kuat
2)        Ancaman pendatang baru
3)        Ancaman produk substitusi
4)        Ancaman peningkatan kekuatan tawar-menawar pembeli
5)        Ancaman peningkatan kekuatan tawar-menawar pemasok
v Memilih segmen pasar
Setelah mengevaluasi segmen-segmen yang berbeda, perusahaan sekarang harus memutuskan segmen yang mana dan berapa banyak segmen yang akan dilayani.
Ada lima pola pemilihan pasar sasaran :
1.         Konsentrasi segmen tunggal
2.         Spesialisasi selektif
3.         Speasialisasi produk
4.         Speasialisasi pasar
5.         Cakupan seluruh pasar
Perusahaan besar dapat mencakup seluruh pasar dalam dua cara umum yaitu, melalui pemasaran yang tidak didiferensiasi atau pemasaran yang didiferensiasi.
Tiga alternatif strategi pemilihan pasar
a)         Pemasaran yang tidak terdiferensiasi
b)        Pemasaran yang terdiferensiasi
c)         Pemasaran yang terpusat
Pertimbangan tambahan dalam mengevaluasi dan memilih segmen. Tiga pertimbangan lain harus diperhitungkan dalam mengevaluasi dan memilih segmen.Keterbatasan-keterbatasan dalam melakukan segmentasi
1)                 Beban biaya yang lebih besar
2)                 Memerlukan komitmen korporat
3)        Menyediakan informasi yang umum bukan individu
v Langkah-langkah dalam segmentasi pasar, penetapan sasaran, dan penetapan posisi
-          Segmentasi pasar
1.      Mengidentifikasi variabel segmentasi dan segmentasi pasar
2.      Mengembangkan bentuk segmen yang menghasilkan
-          Penetapan pasar sasaran
3.      Mengevaluasi daya tarik masing-masing segmen
4.      Memilih segmen-segmen sasaran
-          Penetapan posisi pasar
5.       Mengidentifikasi konsep penetapan posisi yang memungkinkan bagi masing-masing segmen sasaran.
6.      Memilih mengembangkan, dan mengkomunikasikan konsep penetapan posisi yang dipilih
Pola segmentasi pasar berdasarkan penghasilan dan umur, yang menghasilkan segmen demografi yang berbeda-beda. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi segmen preferensi yang berbeda-beda. Tiga pola yang berbeda dapat timbul (preferensi homogen, preferensi tersebar, dan preferensi terkelompok-kelompok)
1.      Segmentasi Geografi:  segmentasi geografi meminta pembagian pasar menjadi unit-unit geografi yang berbeda, seperti negara, negara bagian, wilayah propinsi , kota atau RT. Perusahaan dapat memutuskan untuk beroperasi dalam seluruh satu atau beberapa wilayah geografi atau beroperasi dalam seluruh wilayah tetapi memberikan perhatian pada variasi lokal dalam kebutuhan dan preferensi geografi, dan pengukuran pasar geografis, dimana termasuk di dalamnya pengujian tingkat kepadatan penduduk, faktor iklim yang berpengaruh, dan standarisasi area pasar.
2.      Segmentasi demografi: segmentasi demografi terdiri dari pembagian pasar menjadi kelompok-kelompok dengan dasar variabel-vriabel demografi seperti usia, jenis kelamin, ukuran keluarga, siklus hidup keluarga, penghasilan, pekerjaan. Pendidikan agama, ras dan kewarganegaraan. Variabel-variabel demografi merupakan dasar yang paling terpopuler untuk membedakan kelompok-kelompok pelanggan. Karena satu alasan, adalah bahwa keinginan, preferensi, dan tingkat pemakaian konsumen sering sangat berhubungan dengan variabel-variabel demografi lebih mudah diukur daripada sebagai besar variabel, hubungan dengan ciri-ciri demografi dibutuhkan untuk mengetahui ukuran pasar sasaran dan media untuk menjangkaunya secara efisien. Sedangkan variabel sosio ekonomi terdiri dari pendapatan, pendidikan, kelas sosial, dan etnik.
Ø  Segmentasi demografi dengan banyak ciri-ciri
Kebanyakan perusahaan akan mensegmentasi pasar dengan menggabungkan dua atau lebih faktor demografi.
3.      Segmentasi Psikografi
Dalam segmentasi psikografi, pembeli dibagi menjadi kelompok yang berbeda berdasarkan kelas sosial, karakteristik, gaya hidup, dan kepribadian dari sebagaian besar masyarakat. Orang-orang dalam kelompok emografi yang sama dapat menunjukan bentuk psikografi yang sangat berbeda. Tidak dapat dibuat penjelasan dlam ukuran kuantitatif. Segmentasi psikografi memperhatikan tingkah laku masyarakat dan gaya hidup yang dianut. Segmentasi psikografis lebih kepada faktor-faktor internal dari konsumen yang mempengaruhi pola pembelian.
4.      Segmentasi Perilaku/segmentasi berdasarkan respons konsumen (behavioristik)
Dalam segmentasi perilaku, pembeli dibagi menjadi kelompok-kelompok berdasarkan pengetahuan, sikap, pemakaian, atau tanggapan mereka terhadap suatu produk. Banyak pemasar percaya bahwa variabel perilaku tersebut merupakan titik awal terbaik bagi pembangunan segmen pasar. Para pembeli di bedakan menurut kesempatan ketika mereka memperoleh gagasan membeli atau memakai produk.Disisi lain bentuk segmentasi yang kuat adalah klasifikasi para konsumen menurut perbedaan manfaat perlu mengetahui manfaat-manfaat penting yang dicari orang-orang dalam kelas produk, macam-macam orang yang mencari manfaat-manfaat itu dan merek-merek besar yang memberikan manfaat tersebut.
-          Sikap terhadap produk
-          Peristiwa
-          Manfaat
-          Status pemakai
-          Tingkat pemakai/ usage
-          Tahap kesiapan
-          Status kesetiaan
5.      Segmentasi benefit
Diasumsikan bahwa manfaat yang dicari konsumen dari produk ataupun jasa adalah alasan utama yang mendasari mereka untuk membeli produk. Contoh dari segmentari ini adalah dalam bisnis hotel.
Sedangkan berdasarkan respon konsumen :
Manfaat
Bentuk segmentasi yang kuat adalah mengklasifikasikan pembeli menurut manfaat berbeda yang mereka cari dari suatu produksi. Masing-masing kelompok pencari manfaat memiliki ciri-ciri demografi, perilaku, dan psikografi tersendiri. Penjualan yang unik lebih kuat dari pada hanya pernyataan yang unik.
Status pemakai
Pasar dapat disegmentasi menjadi kelompok non-pemakai, bekas pemakai, pemakai potensial, pemakai pertama kali, dan pemakai tetap dari suatu produk. Posisi perusahaan dalam pasar juga akan dipengaruhi oleh pusat perhatiannya. Pemimpin pangsa pasar akan memusatkan perhatian pada usaha menarik pemakai potensial, sementara perusahaan yang kecil akan memusatkan perhatian pada usaha menarik pemakai saat ini menjauhi pemimpin pasar.
Promotional response
Segmentasi respons promosi mengelompokkan konsumen berdasarkan bagaimana konsumen merespons bentuk-bentuk promosi. Termasuk didalam respons terhadap iklan, promosi penjualan, pameran, dan peragaan di dalam toko.
Loyalty
Pasar dapat di segmentasikan berdasarkan loyalitas konsumen. Beberapa konsumen benar-benar loyal terhadap satu macam produk (hard-core loyals)
Service
Segmentasi pasar jasa dengan menfokusan perhatiannya terhadap apakah penawaran jasa bisa dibedakan, apakah sebuah produk membutuhkan level jasa yang sama, bisa kali pengelompokan konsumen diidentiifikasikan dengan permintaan jasa yang sama. 
v Karakteristik segmen-segmen pasar :
1.      Dapat diukur : daya beli, dan profil segmen dapat diukur.variabel segmentasi tertentu sulit untuk diukur.
2.      Cukup besar : segmen cukup besar dan menguntungkan untuk dilayani. Merupakan kelompok homogen yang cukup bernilai untuk di layani dengan program pemasaran yang disesuaikan.
3.      Dapat dijangkau : segmen dapat dijangkau dan dilayani secara efektif.
4.      Dapat dibedakan (harus jelas): segmen-segmen dapat dipisah-pisahkan secara konseptual dan memberi tanggapan yang berbeda terhadap elemen-elemen dan program-program bauran pemasaran yang berbeda.
5.      Dapat diambil tindakkan : program-program yang efektif dapat dirumuskan untuk menarik dan melayani segmen-segmen yang bersangkutan.
Segmen = pemilahan
Target = pemilihan

Sekian dulu report buat pertemuan ini, akan berlanjut di posting selanjutnya...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar