Selasa, 23 April 2013

Laporan 8 Tentang Distribusi, Franchaise, dan Multilevel Marketing Jasa Pendidikan


Laporan 8 Manajemen Pemasaran Jasa

Nama : Ria Winda Wulandari

Mp Non Reg 2011 (1445115205)

Tentang Distribusi, Franchaise, dan Multilevel Marketing Jasa Pendidikan


 

 

 

Pertemuan kesembilan ini terjadi pada hari senin tanggal 22 April 2013 pertemuan ini bersama bapak Dr. Amril Muhammad, SE, M.Pd. dan diawali dengan presentasi dari kelompok tujuh yang terdiri dari yola, leni indriyani dan riski nuria yang mempresentasikan hasil kerja mereka dengan judul Distribusi, Franchaise, dan Multilevel Marketing Jasa Pendidikan yang berlokasi di ruang DS. 307 Gedung Daksinapati lantai 3 UNJ pada sekitar pukul 13.50.

Sebelum memasuki materi kita harus lebih dahulu tahu apa pengertian dari distribusi itu sendiri yaitu kegiatan ekonomi yang menjembatani kegiatan produksi dan konsumsi / proses yang menunjukkan penyaluran barang dari produsen sampai ketangan masyarakat konsumen. Produsen artinya orang yang melakukan kegiatan produksi. Konsumen artinya orang yang menggunakan atau memakai barang/jasa dan orang yang melakukan kegiatan distribusi disebut distributor.

Menurut Michel J.Etzel : Saluran distribusi terdiri dari serangkaian lembaga yang melakukan semua kegiatan yang digunakan untuk menyalurkan produk dan status pemilikannya dari produsen ke konsumen akhir atau pemakai bisnis.

Pihak-pihak perusahaan => penyalur => agen => retail => konsumen

·         Fungsi umum => memindahkan barang dan jasa dari produsen ke konsumen.

·         Fungsi khusus => informasi, promosi, kontak, penyesuaian, negoisasi & peran-peran lainnya.

Mengembangkan taktik distribusi:    -    Memotivasi anggota saluran

-          Evaluasi anggota saluran

Keputusan rancangan saluran & identifikasi pelayanan yang dibutuhkan: menentukan tujuan distribusi, evaluasi faktor lingkungan, dan memilih strategi distribusi.

 

Memilih Distribusi, Prosedur menentukan saluran distribusi kepada umumnya sebagai berikut ( Suhardi Sigit) ;

1.      Melakukan analisi

2.      Menentukan sifat produk dan luasya pasar

3.      Meninjau saluran distribusi yang sudah ada

4.      Menilai setiap masing-masing saluran

5.      Melakukan market survey

 

Franchise (waralaba) adalah suatu sistem pendistribusian barang/jasa kepada pelanggan akhir, dimana pemilik merek (franchisor) memberi hak kepada individu/ perusahaan untuk melaksanakan bisnis dengan merek dagang, nama, sistem, prosedur, dan cara-cara yang telah ditetapkan sebelumnya dalam jangka waktu tertentu meliputi area tertentu. Yang memiliki gudang. Ada dua tipe utama franchising yaitu: product and trademark franchising & business format franchising.

Ø  Karakteristik dasar franchising:

1)      Perwaralaba memiliki tradename, trade/service mark, patent, trade secret, dan know-how.

2)      Terwaralaba diijinkan untuk menggunakan hak-hak yang disebut diatas.

3)      Operasi usaha waralaba dibawah pengarahan waralaba.

4)      Terwaralaba akan membayar royalti, dan suatu initial fee.

Ø  Jenis-jenis waralaba:

- Waralaba luar negeri

- Waralaba dalam negeri

1. Waralaba format bisnis

2. Waralaba produk dan merk dagang

 

Kewajiban Franchise :

Ø  Membayar Franchise fee

Ø  Franchise ini rata-rata dibayarkan sebesar 80% dari total yang telah disepakati.

Ø  Membayar Royalty fee

Ø  Besarnya royalty fee berbada-beda pada tiap franchise ada yang di berikan mingguan, bulanan.

Ø  Menjaga image merk

 

Multi Level Marketing (MLM) merupakan suatu metode menjual barang / jasa secara  langsung (direct selling) kepada konsumen melalui jaringan yang dikembangkan  oleh distributor yang memperkenalkan distributor berikutnya, di mana keuntungan  dibagi atas jaringan di bawahnya/ suatu metode bisa alternatif yang berhubungan dengan pemasaran & distribusi yang dilakukan melalui banyak tingkatan atau level.

MLM sistem member : biasa dan dengan cara membeli produk

Ciri Multi Level Marketing yang baik:

1.      Uang pendaftaran tidak terlalu mahal

2.      Ada pelatihan yang benar

3.      Perusahaan yang jelas

4.      Bussiness plan

·         Komisi berkaitan dengan omset

·         Bonus hadiah untuk hal tertentu

·         Cara pembinaan dalam Multi Level Marketing: terus berhubungan, berikan perhatian, dan reward dan cara memotivasi => memberikan motivasi 

 

Patokan penentuan kualitas:

Ø  Ada produk yang dijual

Ø  Produknya berkualitas

Ø  Harga produk wajar

 

Tugas menjalankan Multi Level Marketing:

v  Menjual => Produk, harga, kesepakatan, pembayaran, dan sah menurut hukum.

v  Metode mengajak => Pengenalan produk dan peluang bisnis

v  Membangun organisasi

Persyaratan- persyaratan dalam Multi Level Marketing:

1)      Produk yang ditawarkan bersifat eksklusif

2)      Kebal terhadap fluktuasi ekonomi

3)      Mempunyai diferensiasi yang mencolok

4)      Komitmen

Multi Level Marketing ada dua:

a.       Langsung.

b.      Tidak langsung : pedagang besar misalnya farmasi, retailer(pengecer).

Menggunakan saluran : alasan ; fokus; produksinya banyak; pelanggannya banyak; prestise; coverge.

Sekian dulu report buat pertemuan ini, akan berlanjut di posting selanjutnya...

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar